Showing posts with label Dream. Show all posts
Showing posts with label Dream. Show all posts

Believe

39704_142754089076783_140260422659483_325851_4293775_n_large


Sometimes I believe dreams have their own secret energies. From time to time, you gonna catch a significant ones which you could relate to your reality. It's either positive or negative. I guess it's more to what you believe from deep within thyself. Other time around, it would be left as the game of the mind. Shuuhh away.





Yet, I always feel inferior. Kenapa ya ? 

Sebab kau tak percaya dengan diri kau sendiri Ain. Masih dengan Low Self Esteem ! Bangun la der, you can beat them with your own style.  

Tetapi entah mengapa, aku masih tak percaya aku boleh buat * geram * Mungkin terlampau lama duduk di bawah membuatkan aku rasa tak mampu. 

Kau terlalu pandang orang yang berada di atas, sampai kau lupa kau punya segala lebih daripada orang yang berada di bawah !

Tapi aku..

Apa lagi yang hendak kau tapi kan ? Enough of tapi, berhentilah memberi alasan ! Kau seharusnya bersyukur ! Kau punya segala, kau punya keluarga, punya akal, punya fizikal yang lengkap hatta nikmat Tuhan yang paling besar juga kau ada. Kau ada kesempatan ! Kau masih ADA. Kau ada DIA.

Jadi pastinya peluang itu masih ada, masih terbentang luas untuk kau terus berusaha mengecapi apa yang kau impikan. Jangan kau bandingkan nikmat yang mereka dapat dengan nikmat yang kau punya. Kerana ujian mereka juga berbeza dengan ujian yang kau hadapi. Bersyukur lah & Believe in Him.

Ya, aku lupa untuk bersyukur. Aku lupa Aku punya Dia & Bila aku punya Dia, aku lupa aku punya segala sebenarnya :]

:// Ya Allah, kau jadikan lah aku daripada golongan yang sedikit itu ya Allah, iaitu golongan yang mensyukuri nikmatMu. Allahumma Ameen. - Doa yg sering diamalkan oleh Saidina Umar Al Khatab -



Could i have this


 

Saya teringin nak baca buku ni, I think i'd like to have this one as mine, tak suka ? Tak mengapa, tiada siapa yang memaksa :)

"Today, everyone writes. Everyone updates their status on Facebook and Twitter in a poetic manner, with poetic words, intentionally and unintentionally inspiring others. Poetry, philosophy, and language style are free for everyone to utilize. I am just another face in that crowd. In a world where only the radical and the popular stand out and sell, I am none of the aforementioned. I am very ordinary. Even writing this makes me feel unintelligent because I sound like a noob who’s creating a fuss out of a no-brainer, yellow book. I don’t think ordinary sells, which is why my publisher amazes me every single time. I find it quite difficult to chew and digest the fact that some people actually believe in my tiny ability to write. My vocabulary is shit, my style is inconsistent, my depth is shallow, my structure is nonexistent, my focal point is everywhere – I only have real stories and scattered imagination to offer. That’s it. Real stories. Scattered imagination.
For a girl, like me, all I want is to gratefully borrow these from God a little bit longer."
Langit Vanilla.
-Wani Ardy

Change your way

I’ve never cared too much about honesty.

Then why do I feel guilty over hurting a lot of other people’s feelings throughout the weekend, throughout my hang-over and gathering ? Why why why ? * Urrgh. Frowning and wondering why. Hailaa.


And maybe its about time I start wearing lesser amounts of jeans and shirts. Perhaps a bundle of long skirts and a dozen of loosee blouse should be nicer kan ? hope that I'm not one of the fashion disaster. Please be good. And you money, * keching kechingg. Come here to me, closer & closer  $.$



:_
Pengikis duit terhebat. Macamana nak dapat duit yg melimpah ruah dlm keadaan sekelip mata. Hm think ! Agaknya kalau ketuk2 awan tu, dapat tak hujan duit ?>.< Ngaihh, really hope so XD

Nak jadi yang itu




Seorang salafussaleh, Said bin Musaiyyib memiliki seorang putri. Putri Sa'id bin Musayiib menikah dengan salah seorang muridnya. Suatu pagi, suaminya hendak keluar rumah, ia bertanya:

 "Hendak pergi ke mana, Kakanda?"

 Suaminya menjawab:
"Mau pergi menghadiri majelis ilmu ayah."

"Coba, Kanda duduk sini," katanya. "Akan kuajarkan kepadamu semua ilmu ayah."

Pernah satu hari, ayah menziarahiku dan berkata kepadaku, "Bagaimana, sudah selesaikah engkau membaca tafsir Al-Quran?" tanyanya. 

"Sudah," jawabku.  "Tapi, ada satu ayat yang tidak saya pahami." 

Ayah bertanya kepadaku, "Ayat manakah yang engkau maksud?" 

Aku menjawab: "Firman Allah: Ya Rabb kami, berilah kami kebahagiaan di dunia, dan berilah kami kebahagiaan di akhirat, dan selamatkan kami dari api neraka."

Yang dimaksudkan dengan kebahagiaan di akhirat adalah syurga, lalu apa yang dimaksudkan dengan kebaikan di dunia?"

Ayah berkata: "Wahai anakku, yang dimaksud dengan kebaikan di dunia adalah wanita shalihah."


Hal ini juga senada dengan sabda Nabi,


"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah."


+++++++

Subhanallah.

Bangga tak jadi seorang wanita ? Bangga kan ? Kan ? Hehe.

Moga kau 'izzah dengan dirimu sebagai wanita! Moga bergelar solehah! Salam penuh cinta dan sayang buat seluruh wanita di dunia. Doakan saya juga bakal seSOLEHAHmu.

Dan nanti, bila awak solehah, saya solehah. Kita bakal sama-sama mewarnai dunia dengan solehah.  Eh, eh. Sorry, sorry. Soleh dan solehah ! Haa semuanya sekali. 

Amin ya Allah. Amin. Amin. Amin.

Restart

Prologue:_



Kaki yang tersadung itu, gagal menampung duka. Lalu jatuh, rebah mencium bumi. Pandangannya kelam, basah dek selaput air mata yang bertakung di tubir. Pandangannya terarah. Cerah mentari menyinsing difajar sana. Senyuman dikoyakkan. Angin lembut menerpa. Segera air mata ditepis. Benar, air mata itu tanda sedih. Kecewa. Amarah. Juga gembira. Setitis air mata yang menjadi sebuah titik tolak permulaan yang baru. Segala kepiluan. Kekecewaan. Bergabung jadi satu, mencelikkan minda yang sekian lama berhibernasi. Membuka mata yang lama sudah terpejam. Menghasilkan sebuah paradigma yang mungkin bakal mengubah sebuah episod kehidupan insani. Bangkit. Bertahan dan terus bertahan. Mencuba. Mara ke hadapan. sederap demi sederap langkah. Akhirnya,

kembali mekar seraut garis manis kurniaan Ilahi di raut wajah itu. Lihat, persis suria bukan ? Ketawa. Sebentar, mana pergi air mata tadi ?  oh si air mata ? Dia masih disini. Masih kekal setia menemani. Tidak lari kemana. Kerana dia itu peneman setia. Tersenyum lagi. Dan aku ? Berfikir sejenak..

Tiba - tiba seseorang mengajukan soalan, 

" Masih disini ? Setia dengan stop and stare ? "

Senyum, " ya. Masih Dan akan kekal terus disini. "

Kening berkerut,  " kenapa stop and stare ? "

" sebab, kita perlu berhenti dan melihat untuk berfikir, apa yang terjadi disekeliling kita. Perlu  high detail, observation. focus.  jikalau kita tak berhenti dan melihat, observe betul-betul macam mana kita nak hayati, macam mana nak mendalami. Ye tak ? Sama macam hidup lah, kita berhenti, kita mencuba. Tersilap, betulkan balik. Dah siap satu benda, jalan terus. Pengalaman jadi guru terbaik, kesilapan lampau tak kita ulangi. Kalau lah dulu tu tak berhenti dan cuba, tak berhenti dan lihat, buat refleksi balik. Agak agak nya dari dulu duk ulang benda sama. Tak maju la gitu"


si teman mengangguk faham.






looking back. almost 4 years,2 blogs, and draft yg berhabuk. I was this average, plain nothing-nobody yang pretty much trying to do what I liked d'best dan bila tengok balik sekarang,masih sama je. Er, I am still the plain 'ol average nothing-nobody yang pretty much masih macam tu juga. Feel like, okay. I am that lazzyy. This is one two Eyy. 

Everybody has a past. everybody lives a present. everybody deserves a future. that was I and this is me. Nothing to be shocked. Saya masih saya. Hehe !

//; Aku menulis bukan bermakna sudah penuh ilmu di dada tetapi diri menulis kerana menyedari betapa lemahnya diri. Penulisan mungkin belum bisa dijadikan kayu ukur kerana itu kenalilah diri ini terlebih dahulu. Akan kau temukan kecacatan pada hati, akan kau temui lubang yang perlu ditampal. Menulis bukan bermakna begitu banyak sudah bicara yang telah diri amalkan tetapi diri menulis kerana hanya ini mungkin medium yang bisa berkongsi manfaat dan membuat hati bertaut dekat. Usah dinilai diri ini berdasarkan apa yang ditulis kerana aku juga tidak mengetahui apa pandangan-Nya terhadap diri ini. 

Andai diri ini salah, lontarkanlah kata-kata tanpa ragu. Andai diri ini silap, tegurlah usah ditangguh. Sungguh aku insan yang begitu banyak mengatakan "aku tak tahu". Hanya untuk peringatan buat diri sendiri dan juga kepada si pembaca yang sudi. Kerana itu yang bakal menolong saat jasad sudah ditelan bumi. Insya Allah.

:_____________
Psst:// Entry lama banyak sudah yang di delete. Tak bermanfaat dan entah apa apa. Hihi, maaf ye kalau masih ada entry lama yg tersisa. Itu hanya sekadar kenangan.